Jumat, 27 Desember 2013

Adaptasi Gohu Ikan

Masakan Gohu Ikan merupakan masakan ikan mentah khas Ternate, beberapa orang menyebutnya sebagai sashimi ala Ternate. Seperti kebanyakan masakan Indonesia lainnya, resep ini juga memiliki banyak variasi. Tetapi satu hal yang pasti, resep ini biasanya memakai ikan Tuna atau Cakalang mentah. Konon ikan tersebut dalam proses pembuatannya akan menjadi matang tanpa dimasak. 

Berikut adalah resep asli Gohu Ikan yang paling sering saya temui : 

Bahan : 
200 gr ikan tuna, potong kotak kecil-kecil 
1 genggam kenari, disangrai dan ditumbuk kasar 
4 sdm minyak kelapa, panaskan 
1 sendok makan kelapa parut, goreng sebentar 
10 cabe rawit, rajang kasar 
sedikit kemangi, rajang kasar 
10 siung bawang merah, rajang kasar 
2 lemon cui (jeruk kietna / limau) 
garam 
Cara membuat : 
- Lumuri ikan tuna dengan garam dan lemon cui, diaduk-aduk hingga berwarna putih 
- Campur kenari, cabe, bawang merah, kelapa, kemangi ke ikan tuna, kemudian siram dengan minyak   panas. 

Masalah yang mungkin dapat timbul adalah : 
1. Ketidak tersediaan bahan : ikan tuna mentah/cakalang mentah, kenari, lemon cui, bawang merah di beberapa negara sangat mahal, daun kemangi, kelapa parut, dan minyak kelapa. 
2. Bahan ikan yang mentah membuat sebagian orang mundur teratur. 

Berikut adalah solusi yang saya coba tawarkan : 
1. Ikan tuna mentah diganti dengan tuna kalengan (saya yakin banyak chef menangis karena saya memilih bahan yang begitu jauh dari fresh), silakan jika dapat menemukan alternatif ikan mentah (bukan tuna frozen loh ya) lainnya, tetapi saya merasa nyaman memakai ikan tuna merk Ayam (what a funny brand). Untuk menghilangkan bau amis, saya suka menambahkan cincangan jahe. 
2. Kenari bisa diganti dengan kacang lainnya misalnya kacang tanah, atau bisa juga ditiadakan. 
3. Lemon cui diganti dengan jeruk lemon atau jeruk nipis ( di beberapa negara sulit menemui jeruk nipis, ada extract botolan, tetapi walau saya tidak anti memakai tuna kalengan, saya anti memakai extract untuk bumbu seperti bawang putih atau jeruk nipis, menurut saya rasanya sangat jauh berbeda dengan yang asli). 
4. Bawang merah dapat dieliminasi, jangan diganti dengan bawang bombay, karena bau dan rasanya tidak sama. Saya lebih suka sekalian menggantinya dengan bawang putih yang betul-betul berbeda. 
5. Daun kemangi sangat mirip dengan basil (terjemahannya juga tertulis basil) walaupun tidak persis sama. 
6. Kelapa parut dapat dieliminasi jika tidak ditemukan, untuk rasa crunchy sudah ada kacang kenari/kacang tanah. 
7. Minyak kelapa dapat diganti minyak goreng biasa. 

Dengan demikian, resep adaptasinya adalah sebagai berikut : 
Bahan :
1 kaleng ikan tuna (saya memilih yang dalam olive oil), buang minyaknya. 
1 genggam kenari atau kacang jika ada, disangrai dan ditumbuk kasar, sisihkan. 
4 sdm minyak goreng, panaskan 
1 sendok makan kelapa parut jika ada, goreng sebentar, atau kalau ada yang versi kering dapat langsung dipakai 
10 cabe rawit atau sesuai selera, rajang kasar 
sedikit kemangi atau basil, rajang kasar 
10 siung bawang merah atau 5 siung bawang putih, rajang kasar 
1 ruas jari jahe, haluskan atau parut 
2 lemon cui (jeruk kietna / limau) atau sekitar 2 sendok teh air jeruk nipis atau jeruk lemon 
garam dan gula sesuai selera, biasanya jumlah garam 2 kali lipat gula. 
Cara membuat : 
- Panaskan minyak goreng, masukkan bawang merah/putih, jahe, dan cabe rawit, goreng hingga berbau harum. 
- Masukkan ikan tuna, garam dan gula, aduk hingga rata 
- Masukkan daun kemangi, aduk dan langsung matikan api. 
- Siram dengan air jeruk (Air jeruk sebaiknya diberikan terakhir setelah api mati). 
- Masukkan kenari dan kelapa parut jika ada, aduk hingga rata. 

Simple bukan ? Silakan mencoba.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar